THE EFFECT OF GROSS DOMESTIC PRODUCT, INFLATION AND FOREIGN DIRECT INVESTMENT ON INEQUALITY IN INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.33884/jimupb.v13i2.10133Kata Kunci:
Ketimpangan Pendapatan, PDB, Inflasi, FDI, Rasio GiniAbstrak
Penelitian ini mengkaji pengaruh Produk Domestik Bruto (PDB), inflasi, dan Foreign Direct Investment (FDI) terhadap ketimpangan pendapatan di Indonesia periode 2010–2024. Ketimpangan diukur menggunakan rasio Gini, sementara analisis dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan data sekunder dari BPS dan Bank Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa PDB berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan (p = 0,0424), artinya peningkatan PDB cenderung menurunkan ketimpangan. Inflasi berpengaruh positif dan signifikan (p = 0,0326), mengindikasikan bahwa inflasi memperburuk distribusi pendapatan. Sebaliknya, FDI tidak berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan (p = 0,3910). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan dengan koefisien determinasi 41%. Temuan ini menegaskan perlunya kebijakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan pengendalian inflasi, serta perbaikan efektivitas investasi asing agar berdampak langsung pada distribusi pendapatan.
Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan pengendalian inflasi sebagai strategi utama dalam mengatasi ketimpangan. Pemerintah juga perlu meninjau kembali efektivitas kebijakan investasi asing agar lebih berkontribusi terhadap pemerataan ekonomi, terutama melalui penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan sektor-sektor produksi.



