STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BUDIDAYA JAMUR TIRAM MELALUI ANALISIS SWOT (Studi kasus: kelompok limau manih minang sejahtera desa kubang kota padang)
DOI:
https://doi.org/10.33884/jimupb.v11i2.7286Kata Kunci:
strategi, pengembangan, analisis SWOTAbstrak
Usaha Jamur di Indonesia mempunyai prospek yang sangat baik, desa kubang merupakan salah satu daerah pembudidaya jamur tiram. Sementara usaha budidaya jamur tiram desa kubang kecamatan pauh kota padang masih belum memenuhi permintaan pelanggan dan strategi yang diterapkan masih terbilang manual. untuk memecahkan permasalahan tersebut maka peneliti melakukan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpualam berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisa yang digunakan analisis swot. Dari hasil yang di peroleh di dapatkan bahwa usaha budidaya jamur tiram kelompok limau manih sejahtera memiliki strategi terbaik yaitu Strategi growth dan empat strategi lain yang bisa diterapkan strategi S-O (growth) yaitu memberikan bonus pada setiap pelanggan dan mempertahankan pelanggan lama serta memperluas segmen pasar seperti warung makan, swalayan. Mmempertahankan harga yang terjangkau dengan ini bisa jadi salah satu alasan konsumen tertarik akan jamur. Strategi S-T (diversification) yaitu melakukan diversifikasi produk , melakukan inovasi untuk mengatasi selera konsumen. Strategi W-O (stability) yaitu memanfaatkan peranan teknologi, dan menciptakan peluang untuk membuat bahan baku sendiri. Strategi W-T (defend) yaitu membuat merek dagang atau label dan dapat memanfaatlkan peranan pemerintah memperoleh surat izin.



