PENGARUH PENGENDALIAN INTERNAL, BUDAYA ORGANISASI DAN KAPABILITAS TERHADAP PENCEGAHAN PENIPUAN LAPORAN KEUANGAN MELALUI AGAMA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI SKPD SORONG

Penulis

  • Irfa Kaharuddin Universitas Muslim Indonesia
  • Masdar Mas'ud Universitas Muslim Indonesia
  • Amiruddin Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33884/jimupb.v12i2.8749

Kata Kunci:

Pengendalian internal, Budaya organisasi, Kapasitas, Pencegahan penipuan pelaporan keuangan, Agama

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengendalian internal, budaya organisasi, dan kemampuan mencegah kecurangan pelaporan keuangan dengan religiusitas sebagai variabel intervening. Sampel dalam penelitian ini adalah seorang staf yang bekerja atau pernah bekerja pada bagian keuangan di kabupaten Sorong yang berjumlah 103 orang staf dengan teknik non-probability sampling dan purposive sampling. Analisis data menggunakan PLS-SEM (Partial Least Squares-Structural Equation Modeling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian internal, budaya organisasi, kapasitas, dan keagamaan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pencegahan kecurangan pelaporan keuangan. Budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kehandalan, sedangkan pengendalian internal tidak berpengaruh signifikan terhadap religiusitas. Tidak banyak penelitian sebelumnya yang secara kuantitatif mengulas pengaruh pengendalian internal terhadap religuistas, namun beberapa survei kualitatif menyarankannya. Pada penelitian lainnya (Mohamad Djasuli 2021), selain lima elemen dan prinsip pengendalian internal dalam kerangka COSO, dipandang perlu untuk memasukkan salah satu prinsip lingkungan pengendalian. Prinsip atau titik fokus yang dimaksud adalah spiritualitas, religiusitas, sifat, dan gaya kepemimpinan.

Diterbitkan

2024-07-18