Struktur dan Fungsi Pantun Pembuka dan Penutup Majlis dalam Adat Melayu
Kata Kunci:
Struktur Pantun, Fungsi Pantun, Pantun Pembuka, Penutup MajlisAbstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat struktur dan fungsi pantun pembuka dan penutup majlis. Penelitian ini merupakan suatu kajian pustaka yang mengkaji data dari literatur yang sudah tersedia. Untuk menganalisis pantun dilakukan beberapa proses seperti membaca dan melakukan analisis pada struktur dan fungsi pantun. Data kemudian dideskripsikan secara kualitatif dan diinterpretasikan ke dalam pemahaman nilai kebudayaan suku Melayu yang sarat dengan pesan moral. Data terdiri dari 16 pantun, 7 pantun pembuka dan 9 pantun penutup majlis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur pantun pembuka dan penutup majlis adalah berima silang a-b-a-b yang terdiri atas 4 baris dimana 2 baris di awal merupakan sampiran dan 2 baris di akhir merupakan isi pantun. Masing-masing baris terdiri dari 3 sampai 6 kata dengan suku kata yang terdiri dari 8 hingga 12 suku kata, namun ada satu isi pantun yang memiliki 18 suku kata. Sedangkan nilai-nilai kearifan lokal yang ditemukan adalah berdasarkan fungsi pantun tersebut yang terdiri dari 5 fungsi utama yaitu fungsi didaktif, estetis, moralitas, rekreatif dan religious.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Prosiding

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
