PENGARUH PELATIHAN, KEPEMIMPINAN, DAN TRANSFORMASI DIGITAL TERHADAP KINERJA SEKTOR PUBLIK: MODEL REFORMASI SDM TERINTEGRASI
DOI:
https://doi.org/10.33884/jimupb.v14i1.10929Abstrak
Penelitian ini mengkaji efek terintegrasi dari reformasi manajemen sumber daya manusia di sektor publik Indonesia, dengan fokus pada hubungan sinergis antara efektivitas pelatihan, kepemimpinan transformasional, dan transformasi digital. Menggunakan pendekatan metode campuran yang menggabungkan survei kuantitatif terhadap 250 pegawai sektor publik dengan wawancara mendalam 15 administrator senior, penelitian ini memberikan bukti kuat bahwa reformasi SDM terintegrasi menghasilkan outcome yang jauh lebih baik dibandingkan intervensi yang terisolasi. Analisis pemodelan persamaan struktural mengungkapkan bahwa transformasi digital berperan sebagai penguat yang signifikan, meningkatkan efektivitas pelatihan sebesar 45% dan dampak kepemimpinan sebesar 38%. Studi ini mengidentifikasi tiga faktor keberhasilan kritis untuk reformasi SDM sektor publik: keselarasan strategis dengan tujuan organisasi, kesiapan infrastruktur teknologi, dan kapabilitas manajemen perubahan yang komprehensif. Temuan ini menawarkan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan dan administrator publik yang ingin meningkatkan kinerja organisasi melalui manajemen sumber daya manusia strategis. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman teoritis dan implementasi praktis reformasi sektor publik di negara berkembang, khususnya dalam konteks birokrasi Indonesia yang unik. Model reformasi SDM terintegrasi yang dikembangkan dalam penelitian ini menjelaskan 67% varians dalam kinerja organisasi, menunjukkan kekuatan prediktif dan utilitas praktisnya untuk inisiatif transformasi sektor publik



