SISTEM MONITORING DAN OTOMATISASI KELEMBABAN TANAH UDARA DAN SUHU PADA BAYAM BERBASIS ANDROID

Authors

  • aditya iriawan pratama aji Universitas Singaperbangsa Karawang

DOI:

https://doi.org/10.33884/cbis.v9i2.4448

Abstract


ABSTRACT

Bayam merupakan salah satu komoditas pangan yang tumbuh subur dan banyak dijumpai pada tanah air pertiwi. Berdasarkan data yang di himpun dari situs resmi statistik Jakarta terhitung pada tahun 2014-2015 tingkat produksi sayuran bayam dari tahun sebanyak 2247 pada tahun 2014 dan pada tahun 2015 meningkat menjadi 5699 dan semakin kesini produksi bayam semakin menurun tercatat pada tahun 2018 produksi bayam sebesar 3297. Sistem monitoring dan otomatisasi pengontrolan kelembaban tanah, kelembaban udara dan suhu udara pada tanaman bayam dengan android merupakan solusi dari permasalahan yang ada, melalui pemanfaatan Internet of Things (IoT) akan dapat membawa dunia pertanian kedalam industry yang lebih maju dan efisien karena petani tidak perlu terus menerus mengawasi dan menjaga tanaman nya dari lahan tetapi cukup menggunakan remote dari rumah. Sebab sistem bekerja secara otomatis dimana pengguna bisa mengontrol kondisi tanaman melalui aplikasi android, nantinya cukup melalui smartphone petani dapat melakukan monitoring dan penyiraman tanaman otomatis secara real time pada tanaman bayam. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan sistem dapat melakukan penyiraman otomatis pada saat kondisi kelembaban tanah < 60% dan berhenti menyiram pada kelembaban tanah > 80% dan relay yang berfungsi sebagai saklar dapat berfungsi dengan baik. Selanjutnya Proses kalibrasi pada sensor soil moisture FC-28 menggunakan standar acuan ASM (American Standard Method) dari 59 percobaan menunjukan kesalahan alat sebesar 7,06% dan proses kalibrasi pada sensor DHT22 menggunakan alat standar yaitu thermohgrometer, adapun hasil ujicoba dari 100 percobaan menunjukan kesalahan kelembaban udara sebesar 0,82% dan untuk suhu udara 0,33%, sehingga didapatkan hasil pengukuran yang relatif baik. Berdasarkan hasil pengujian kerja sistem terhadap tanaman, didapatkan bahwa hasil sistem otomatisasi lebih cepat dalam pertumbuhan dibanding sistem manual

 

Published

2021-09-30