Orientasi Pemasaran Hijau dan Kemasan Ramah Lingkungan Menuju Tujuan Pembangunan Berkelanjutan: Studi Empiris Konsumen Makanan Organik di Kota Bandung
DOI:
https://doi.org/10.33884/jimupb.v14i1.10970Abstrak
Studi ini meneliti dampak orientasi pemasaran hijau dan kemasan ramah lingkungan terhadap perilaku konsumsi berkelanjutan di kalangan konsumen makanan organik di Bandung. Penelitian ini menyelidiki enam dimensi orientasi pemasaran hijau (orientasi produk hijau, orientasi promosi hijau, dan komitmen etika hijau) dan tiga dimensi kemasan ramah lingkungan (keberlanjutan material, fungsionalitas kemasan, dan informasi lingkungan pada kemasan). Data dikumpulkan dari 120 responden yang telah membeli produk makanan organik menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis regresi linier berganda dilakukan untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi produk hijau, orientasi promosi hijau, komitmen etika hijau, keberlanjutan material, dan informasi lingkungan pada kemasan secara signifikan memengaruhi perilaku konsumsi berkelanjutan. Namun, fungsionalitas kemasan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menyoroti pentingnya atribut keberlanjutan terkait produk, komunikasi etis, dan kemasan ramah lingkungan dalam memengaruhi perilaku konsumen. Studi ini berkontribusi pada literatur dengan memberikan bukti empiris dari konteks perkotaan Indonesia dan menawarkan wawasan bagi bisnis untuk meningkatkan strategi keberlanjutan mereka.



