ANALISIS CAMEL DALAM MENILAI TINGKAT KESEHATAN BPR PERIODE 2021-2023

Penulis

  • Mariana Dewi Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

DOI:

https://doi.org/10.33884/jimupb.v12i2.8879

Kata Kunci:

Metode CAMEL, Tingkat Kesehatan, Manajemen

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan BPR Delta Sari Kencana dengan metode CAMEL periode tahun 2021-2023 yang termasuk dalam kategori sehat, kurang CAMEL mempunyai lima aspek yaitu permodalan dengan menggunakan rasio CAR (Capital Adequacy Ratio). aspek kualitas aset menggunakan rasio KAP    (Kualitas Aktiva) dan PPAP (Penyisihan Aktiva Produktif), manajemen menggunakan perhitungan manajemen umum dan manajemen risiko, aspek profitabilitas menggunakan ROA (Return On Assets) dan ROA         (Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional), dan menggunakan rasio aspek likuiditas Cash Ratio dan LDR      (Loan to Deposit Ratio). Penelitian ini bersifat kuantitatif. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan CAMEL berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia Nomor 30/12/KEP/DIR tanggal 30 April 1997 tentang Tata Cara Evaluasi Kesehatan BPR. Sebagai tolak ukur dalam menentukan tingkat kesehatan suatu bank setelah melakukan penilaian terhadap masing-masing variabel, dengan menentukan hasil penelitian BPR yang tergolong dalam predikat kesehatan. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui wawancara dan data sekunder yaitu laporan keuangan neraca dan laporan laba rugi Delta Sari Kencana tahun 2022-2023. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada BPR Delta Sari Kencana menyatakan bahwa tingkat kesehatan BPR Delta Sari Kencana periode tahun 2022 sampai dengan tahun 2023 mendapat predikat sehat karena nilai kredit CAMEL lebih dari 81 (batas minimal sehat). adalah 99,71 pada tahun 20Bank21, 98,2 pada tahun 2022 dan 98,2 pada tahun 2023.

 


Kata Kunci : Metode CAMEL, Kesehatan Bank, Manajemen

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-07-18