THE ANALYSIS OF FORMULA IN THE LEGEND OF JAPANESE SAMURAI RUROUNI KENSHIN AND MIYAMOTO MUSHASI: POPULAR LITERARY APPROACH
DOI:
https://doi.org/10.33884/basisupb.v6i1.1047Kata Kunci:
Sastra Populer, Formula, Arketipe, Miyamoto Musashi, Rurouni KenshinAbstrak
Penelitian ini mengkaji tentang formulasi pada kisah heroic legendaris serta popular di Jepang tentang cerita Rurouni Kenshin atau sering disebut sebagai Samurai X dan Miyamoto Mushashi atu disebut Samurai I. Kedua cerita tersebut kemudian disadur kedalam layarkaca dan mendapat respon positif bahkan masuk dalam star 7 di Box Office dan imdb. Jelas kedua cerita tersebut melonjak kembali sebagai karya popular dan layak dikaji dengan menggunakan pendekatan Sastra Populer. Untuk menguji hipotesis tersebut, peneliti menggunakan teori Cawelty dengan pendekatan formula Sastra Populer. Dengan menggunakan konsep Cawelty, penelitian ini mengkaji tentang formula yang digunakan dalam kedua cerita legenda jepang Rurouni Kenshin dan Miyamoto Mushashi terkait persamaan dan perbedaan serta faktor-faktor yangmenyebabkan keduanya menjadi popular sesuai nilai dan selera penonton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua legenda aksi tersebut secara umum mempunyai formula cerita action yang sama sebagaimana rumusan cawelty, struktur cerita/narasi, dan kesamaan motif tindakan. Perbedaannya dari kedua ceritanya terutama terletak pada cara penulis menyajikan mitologi dan metafor. Formula merupakan salah satu faktor utama yang membuat suatu cerita disukai dan mendapat respon positif di pasaran, termasuk juga konsistensi, orisinalitas, kemampuan menarik keajaiban, tempat dan gaya dalam penyajian cerita.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

JURNAL BASIS (BAHASA DAN SASTRA INGGRIS)