Bahasa Inggris

Penulis

  • Syarifah Chaniago Universitas Deztron Indonesia
  • Saiful Anwar Matondang Universitas Islam Sumatera Utara
  • M. Manugeren Universitas Islam Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.33884/basisupb.v13i1.11465

Kata Kunci:

Ideological Motherhood, Waiting, Silence, Maternal Trauma, Literary Stylistics

Abstrak

Studi ini mengkaji representasi keibuan ideologis dan penantian dalam novel Lyora karya Fenty Effendy. Melalui pembacaan mendalam dalam kerangka stilistika sastra, artikel ini mengeksplorasi bagaimana pengalaman keibuan dibentuk melalui penantian dan kesunyian, pengekangan, serta tindakan bertahan yang berulang, bukan ekspresi emosional yang terbuka. Alih-alih menyajikan keibuan sebagai pilihan pribadi, novel ini menggambarkannya sebagai tanggung jawab moral yang diharapkan ditanggung perempuan dengan diam. Analisis menunjukkan bahwa momen kehilangan dan kekecewaan dinarasikan dengan bahasa yang tenang dan terkendali, sementara emosi seperti kemarahan dan frustrasi dilembutkan atau dibiarkan tak terucap. Penantian berfungsi tidak hanya sebagai tema, tetapi juga praktik naratif yang mendisiplinkan waktu, emosi, dan tubuh perempuan. Temuan mengindikasikan bahwa strategi ini menormalisasi trauma maternal dengan menyajikan kesabaran dan penerimaan sebagai tanda kedewasaan moral. Kesunyian menjadi respons sosial yang dapat diterima terhadap rasa sakit, didukung oleh bahasa moral dan religius yang tidak mendorong protes. Artikel ini berargumen bahwa bentuk sastra dan pilihan stilistika memainkan peran kunci dalam membentuk pemahaman dan evaluasi trauma maternal, menunjukkan bagaimana ideologi beroperasi secara halus dalam bahasa teks.

Kata kunci: keibuan ideologis, penantian, kesunyian, trauma maternal, stilistika sastra

Referensi

Caneda-Cabrera, M. T., & Carregal-Romero, J. (2023). Introduction: Silences that speak. In M. T. Caneda-Cabrera & J. Carregal-Romero (Eds.), Narratives of the Unspoken in Contemporary Irish Fiction (New Direct, pp. 1–19). Palgrave Macmillan. https://doi.org/10.1007/978-3-031-30455-2_1

Dalimunte, S. R., Turnip, N. K. P., Simanjuntak, J. R. M., & Panjaitan, E. J. B. (2025). Feminist narrative and stylistics analysis in the detective genre: Enola Holmes 2. BASIS: Jurnal Bahasa Dan Sastra Inggris, 12(1), 83–92. https://doi.org/10.33884/basisupb.v12i1.9960

Effendy, F. (2023). Lyora, keajaiban yang dinanti. Penerbit Buku Kompas. https://books.google.co.id/books/about/Lyora.html?id=FirR0AEACAAJ&redir_esc=y

Guy, J. M., Conklin, K., & Sanchez-Davies, J. (2018). Literary stylistics, authorial intention and the scientific study of literature: A critical overview. Language and Literature, 27(3), 196–217. https://doi.org/10.1177/0963947018788518

Hållén, N. (2024). Silence, the unsaid and the unsayable in Yvonne Vera’s The Stone Virgins. Eastern African Literary and Cultural Studies, 10(1), 1–19. https://doi.org/10.1080/23277408.2024.2314344

Kačkutė, E., & Heffernan, V. (2024). Introduction: Motherhood, mobility, migration in twenty-first-century women’s writing. Contemporary Women’s Writing, 18(2), 1–19. https://doi.org/10.1093/cww/vpae032

Lind, M. (2025). Poetics of trauma in Olga Ravn’s My Work: Towards matricentric writing. Interlitteraria, 30(2), 352–370. https://doi.org/10.12697/IL.2025.30.2.9

Mary, S. M., Duschinsky, R., Davis, L., Dunnett, S., & Coughlan, B. (2025). Representations of motherhood in the media: A systematic literature review. Information, Communication & Society, 28(1), 169–186. https://doi.org/10.1080/1369118X.2024.2348020

O’Halloran, K. (2021). Postdigital stylistics: creative multimodal interpretation of poetry and internet mashups. English in Education, 56(1), 73–90. https://doi.org/10.1080/04250494.1937112

Sarlo, G. De, Guichot-Muñoz, E., & Hunt-Gómez, C. I. (2023). Sketching motherhood. Maternal representation in contemporary picturebooks: The case of Spain. Children’s Literature in Education, 54(1), 199–222. https://doi.org/10.1007/s10583-021-09474-5

Tahniah, S., & Wulandari, R. S. (2025). Constructing the good mother: Patriarchal control in Jessamine Chan’s The School for Good Mothers. Rainbow : Journal of Literature, Linguistics and Culture Studies, 14(Special Edition), 248–258. https://doi.org/10.15294/rainbow.v14i.29923

Yang, Y. (2023). The trauma and fragmentation narrative in Amy Tan’s The Kitchen God’s Wife and Toni Morrison’s Beloved. Humanities and Social Sciences Communications, 10, 553. https://doi.org/10.1038/s41599-023-02046-6

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-04-30

Terbitan

Bagian

BASIS VOLUME 13 NO 1 APRIL 2026